Apel Untuk Ibu

apel

Suatu ketika di halaman rumah, seorang anak kecil sedang duduk sambil memegang dua buah apel di kedua tangannya. Ia tampak ragu untuk memakan buah apel tersebut.

Tak berapa lama, keluarlah ibunya untuk menjemur pakaian. Dilihatnya anak kesayangannya memegang dua buah apel.

“Nak, bolehkah ibu minta satu?”

Anak kecil itu tak menyahut. Terdiam lalu menoleh ke arah ibunya. Tak terucap sepatah kata dari mulutnya. Sementara ibunya menunggu sambil mengulurkan tangannya, tiba-tiba anak kecil itu menggigit apel yang ada ditangan kanan dan kirinya.

Terlihat raut muka kecewa dari wajah ibu. Namun tak ia tunjukkan di hadapan anaknya. Dan ia hanya berpikir mungkin saja saat ini anaknya tak mau berbagi apel dengannya. Sesaat hendak membalikkan badan terdengar sebuah suara dari mulut anak itu.

“Ibu, ini apel untuk ibu. Tadi aku menggigitnya untuk memastikan agar ibu mendapatkan apel yang manis.” Sambil anak itu mengulurkan tangan kanannya.

Ibu itupun segera memeluk anak kesayangannya. Seakan merasa bersalah karena telah berpikir yang bukan-bukan, “Maafkan ibu ya, ibu sangat menyayangimu. Terima kasih untuk apelnya.”

***

Comments

comments

Tinggalkan Balasan