Berakar Kuat

pohon-akar

Tiba-tiba kakek tua itu berhenti dan menunjuk ke arah pohon tanaman yang masih kecil. “Cabutlah pohon itu,” katanya kepada seorang pemuda yang sedari tadi menemani perjalanannya. Pemuda itu segera membungkuk dan mencabut pohon yang dimintanya.

“Ah kakek, itu mudah sekali.” Dan benar saja pohon yang kecil dengan mudahnya tercabut beserta akar-akarnya.

Lalu mereka melanjutkan perjalanan dan berhenti di sebuah pohon yang agak besar. Kakek tua itu memerintahkan hal yang sama. Dengan sekuat tenaga pemuda itu mencabut pohon yang diminta oleh kakek tua. Walaupun tak semudah pohon yang pertama, pemuda itu berhasil mencabutnya. Tangannya terasa sakit dan berwarna kemerah-merahan.

Akhirnya mereka berhenti lagi di depan sebuah pohon yang sangat besar.

“Sekarang cabutlah pohon yang ini!” perintahnya lagi.

“Wah, itu tidaklah mungkin. Pohon itu sangat besar, batangnya pun tinggi dan akarnya sangatlah kuat,” protes pemuda itu.

“Tepat sekali perkataanmu anak muda.”

Lalu kakek tua itu melanjutkan perkataannya.

“Kebiasaan, entah itu baik atau buruk sama seperti pohon yang akan tumbuh dan terus tumbuh. Jika sudah berakar dengan kuat maka sangatlah sulit untuk mencabutnya dari diri kita. Oleh karenanya jagalah dirimu agar kebiasaan yang kau tanamkan adalah kebiasaan-kebiasaan yang baik.”

***

Comments

comments

Tinggalkan Balasan