Film The Flash

The Flash

Malam ini aku sisihkan waktu ku untuk menonton film The Flash. Yah begitulah sepulang dari kerja badan ini terasa capek. Pikiran perlu istirahat sejenak. Ibarat komputer yang perlu di bersihkan dari file-file sampah dengan “cCleaner”. Dan akhirnya aku dapatkan beberapa potongan kalimat yang mungkin bisa membantu membuatku menjadi orang yang lebih baik.

Aku telah menemukan teman-teman baru, dan akhirnya aku bisa bergerak maju. (Barry Allen)

Kau ingat ketika kamu minta aku mengubah namaku. Jadi orang-orang tidak akan tahu bahwa kau adalah ayahku (karena dituduh membunuh, padahal tidak). Aku senang mereka tahu kalau kau adalah ayahku dan aku sangat bangga menjadi anakmu. (Barry Allen)

Aku mengerti hari ini adalah kemunduran. Tapi kita dapat pelajaran, kita tidak akan pernah bisa terbang jika tidak pernah gagal. (dr. Wells)

Ketika dia (Barry) memusatkan pikirannya pada sesuatu. Tidak akan ada yang membicarakannya. Tapi saat dia memutuskan sesuatu dan berlari menuju bahaya, dia akan gagal. Mengapa? Dia tak yakin cukup mampu. Keraguan adalah musuh utamanya. (dr. Wells)

Terserah siapa yang berkeliaran di luar sana dan selama kau (Joe / ayah angkat Barry) masih meragukannya maka dia akan terus meragukan dirinya sendirinya. (dr. Wells)

Beberapa orang ketika mereka hancur, mereka tidak bisa kembali utuh. Namun ada juga yang bisa kembali dengan utuh bahkan lebih kuat. (dr. Wells)

Kau benar, kau (Joe / ayah angkat Barry) bukan ayahku. Kau hanya pria yang memberiku makan dan pakaian. Yang duduk disamping tempat tidurku pada malam hari sampai aku tertidur karena aku takut kegelapan. Membantuku mengerjakan PR, mengajariku mengemudi dan bercukur. Dan menguliahkan aku. Kedengarannya kau seperti ayah bagiku.  (Barry Allen)

Setiap anak bermimpi untuk menjadi super hero dan mempunya kekuatan meyelamatkan banyak orang. Namun tak ada anak-anak yang memikirkan bagaimana perasaan menjadi super hero dan tak bisa menyelamatkan orang-orang. Sebenarnya tak banyak perubahan karena dia (super hero) masih bisa terluka. Masih merasakan cinta, masih berharap dan takut akan sesuatu. Dan masih perlu bantuan (teman) untuk itu semua. (The Flash)

Tak terasa hampir 2 jam berlalu begitu saja. Dan itu baru sebagian yang aku temukan. Dan mungkin masih banyak lagi. Semoga saja di lain waktu aku bisa kembali menuliskannya. Saatnya untuk tidur melepas lelahnya badan ini.

***

Comments

comments

Tinggalkan Balasan