Ganti Kritik Dengan Pujian

Mengkritik

Entah kebetulan atau tidak, seringkali orang banyak beranggapan dan percaya bahwa kritik itu membangun. Sehingga sudah menjadi kebiasaan tidak apa untuk mendengar orang lain asalkan kritik membangun.

Masaru Emoto mencoba berekperimen dengan nasi atau beras yang diletakkan dalam toples yang berbeda. Toples yang pertama setiap hari diberikan kritikan terus menerus dan di ditempel kertas yang bertuliskan kata-kata yang mengkritik. Sedangkan toples yang kedua diberikan pujian dan motivasi setiap hari.

Kurang lebih selama 2-3 minggu, toples yang pertama yang selalu diberikan kritikan, nasi atau beras yang didalamnya membusuk kehitaman. Dan untuk toples yang kedua masih berwarna putih bersih tak membusuk.

Dan coba lihat apa yang anda rasakan di hati saat sedang dikritik oleh orang lain. Nah perasaan yang sama itulah yang dirasakan orang lain yang kita kritik.

Percaya atau tidak itu tergantung akan diri kita masing-masing. Namun satu hal yang pasti apapun yang kita katakan semuanya selalu ada konsekuensinya. Mungkin bukan saat ini kita terima tapi akan selalu ada hukum sebab akibat yang selalu mengikuti kemana kita melangkah.

***

Comments

comments

Tinggalkan Balasan