I Love U

I Love U

I Love U

Kubuka mata perlahan-lahan, masih kurasakan pusing di kepalaku. Pagi itu mentari mulai mengintip melalui jendela kamarku. Aku lihat sekeliling kamar, semua tampak rapi. Masih terasa malas aku untuk beranjak dari tempat tidur. Aku mencium bau alkohol dan ternyata dari mulutku sendiri.

Bergegas aku melangkah ke ruang tengah, sepintas aku melihat suamiku sedang memasak di dapur. Dia menoleh kebelakang, sambil tersenyum dia menyapaku.

“Selamat pagi sayang, kamu sudah bangun ya. Mau sarapan sekarang!”

Tak kubalas pertanyaannya, aku lanjutkan langkahku menuju ruang tengah.

Dalam hatiku aku berpikir : “Sejahat itukah aku terhadapnya. Suamiku sendiri. Tapi masa bodoh dengan segala tindakannya. Toh aku tidak mencintainya.”

***

“Sayang, kamu mau ke mana. Bukankah ini sudah malam,” tanya suamiku tatkala ia melihat aku bersiap untuk pergi.

“Bukan urusanmu mas,” aku pun berlalu dari hadapannya.

Dan malam itu aku habiskan waktu bersama teman-temanku di sebuah diskotik. Ya seperti biasa, aku melewati setiap detik, setiap menit, setiap jam dengan beberapa botol minuman. Hingga menjelang pagi, pestapun usai sudah.

***

Kubuka pintu rumah, aku lihat jam tanganku menunjukkan pukul 3. Perlahan aku masuk ke dalam kamar. Aku lihat suamiku tidur di ruang tamu dengan posisi duduk. Aku bisa tahu kalau dia menunggu aku pulang. Tapi apa peduliku.

Aku rebahkan tubuhku di ranjang. Dan perlahan mataku pun terpejam. Hingga tak berapa lama, aku mendengar suara langkah kaki mendekat ke arahku. Pelan-pelan dia menyelimutiku agar aku tidak kedinginan. Sayup terdengar di telingaku.

“Tidurlah yang nyenyak sayang, kamu pasti capek. Aku akan tidur di ruang tamu. Jika nanti kamu perlu apa-apa, panggil aku ya. Aku mencintaimu, sayang.”

Tanpa kusadari air mata mengalir membasahi pipiku. Untuk kesekian kalinya dia selalu sabar menghadapi aku. Tidak pernah aku lihat dia cemberut ataupun menggerutu. Cinta nya telah melebihi batas. Dan semoga saja esok pagi saat aku buka mata, aku bisa membalas cinta itu dan berkata kepadanya “I LOVE U”. Yah, semoga saja…

Comments

comments

Tinggalkan Balasan