Kebahagiaan Dibalik Badai

kucing-makan

Seorang wanita yang telah lanjut baru saja kehilangan suami yang sangat ia cintai. Ia merasa sangat kehilangan sesuatu yang berharga dan seolah-olah hidupnya tak berarti lagi. Kesepian dan kesendirian ia lewati setiap hari. Kadang tak bisa tidur, tidak mau makan bahkan tak pernah tersenyum kepada siapapun yang ia jumpai. Dalam kesedihannya, pernah terlintas dalam pikiran wanita untuk mengakhiri hidupnya.

Hingga suatu sore tanpa ia sadari, seekor kucing yang kedinginan mengikutinya dari belakang ketika ia baru pulang dari ladang. Karena merasa kasihan, ia membiarkan kucing itu masuk ke dalam rumahnya, memberinya susu dan makanan pada kucing tersebut. Dan seperti ingin mengucapkan terima kasih, kucing itu mulai bermain-main di dekat kaki wanita itu sambil berlari kesana-kemari. Sesekali kucing itu mengeluskan kepalanya di kaki wanita itu. Wanita itu tersenyum melihatnya dan itulah senyuman pertama kali sejak tragedi yang menimpanya beberapa waktu yang lalu.

Dengan berbuat kebaikan disaat kita mengalami penderitaan, seolah sesuatu yang mustahil. Namun saat kita melakukannya, percayalah akan ada sebuah kekuatan yang membuat penderitaan kita bagai tak berarti. Mengapa? Karena kebahagiaan itu datang saat kita bisa melihat mereka merasa berbahagia dan tersenyum dengan pemberian kita.

***

Comments

comments

Tinggalkan Balasan