Tidak Terhanyut

Tidak Terhanyut

Dua orang pemuda memutuskan pergi ke kawasan lapak buku-buku lama. Ya di tempat seperti itu mereka bisa mendapatkan buku yang mereka inginkan dengan harga yang terjangkau. Ternyata penjualnya melayani mereka dengan muka yang cemberut dan tanpa senyum. Pemuda yang pertama pun pergi karena merasa jengkel. Tetapi pemuda yang kedua tetap melihat buku dengan enjoynya dan tetap bersikap sopan. Sesekali ia tersenyum ke arah penjual.

Selesai membeli buku, pemuda yang pertama berkata kepada temannya “Mengapa kamu tetap ramah sama penjualnya, sedangkan dia aja melayani kita dengan cemberut?” Pemuda kedua pun tersenyum sambil berkata “Mengapa kita harus terpengaruh dengan sikapnya? Dia mau marah atau ngomel atau cemberut, hal itu jangan mempengaruhi pikiran dan cara kita bertindak. Kita yang menentukan kehidupan kita, dan bukan orang lain.”

Terkadang dalam hidup ini seringkali kita bertindak atas pengaruh orang lain. Kita mau berbuat baik , mengapa harus menunggu orang lain berbuat baik kepada kita dulu. Jagalah hati kita, dan janganlah terbawa oleh arus dunia. Kita yang menentukan hidup kita sendiri dan bukan orang lain. Pilihlah untuk tetap berbuat baik sekalipun kita menerima hal yang tidak baik.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan