Menuju Kepunahan

Menuju Kepunahan

Bagi orang-orang yang hidup di tahun 80 an s.d 90 an, mungkin masih ingat dengan pecahan uang seratus rupiah yang bergambar badak atau pecahan lima ratus rupiah yang bergambar orang utan. Disamping memang hewan-hewan tersebut tergolong langka atau bisa di kategorikan hampir punah, demikian juga dengan pecahan uang tersebut yang tidak lagi dapat dengan mudah kita dapatkan. Uang tersebut telah punah seiring dengan terbitnya mata uang yang baru.

Bagaimana dengan mata uang yang sekarang. Desain pecahan seratus ribu yang sekarang dengan gambar / ilustrasi Soekarno Hatta. Seiring dengan berjalannya waktu, bisa jadi uang tersebut hanya tinggal menunggu waktu untuk dipunahkan, seperti Soekarno Hatta yang telah meninggalkan kita. Siapa yang tahu? Toh semua makhluk di bumi ini juga akan punah. Mereka hanya menunggu nomor antrian untuk dipanggil berpulang.

Oleh karenanya hiduplah dengan sahaja. Gak usah sombong. Hidup ini hanya sementara, kalau orang Jawa bilang “mampir ngombe”. Bukan uang atau kekayaan atau jabatan yang akan kita bawa mati. Tapi amal kebaikan kita yang nanti akan dipertanggungjawabkan. Jadi gimana, apa tetap mau mati-matian mengejar sesuatu yang tidak bisa di bawa mati?

***

Comments

comments

Tinggalkan Balasan