Menukar Kebahagiaan

scoop_of_coins

Untuk memperingati ulang tahun pernikahan mereka, sepasang suami istri makan malam di sebuah restoran.

Semua berjalan dengan lancar…, makanan enak…, suasana romantis…, mereka bicara tentang hal2 menyenangkan dan bernostalgia.

Ketika hendak membayar tagihan, sang istri terkejut melihat ada kesalahan sebesar Rp 10.000,-

Ia menanyakan hal itu dan mendapat jawaban yg tidak memuaskan dari si pelayan restoran.

Sang suami memilih untuk mengajak istrinya pulang saja, tidak usah diperdebatkan.

N a m u n didalam mobil, sang istri tetap mengomel, termasuk kepada suaminya yg menurutnya tidak membelanya.

Malam yg sedianya indah, mendadak berubah menjadi tegang.

Saat itu suaminya berkata : Sadarkah bahwa kamu sudah MENUKAR SUKACITA dan keindahan malam ini h a n y a dengan 10 ribu rupiah saja.

Berapa banyak kita sering bersikap demikian : Sukacita kita “tukar” dengan ucapan seseorang.

Sepuluh tahun Persahabatan DIHAPUS h a n y a oleh sepuluh menit Perselisihan.

Sepuluh tahun kerjasama yg baik HANCUR oleh masalah hutang sekian juta.

Hubungan keluarga yg semula harmonis PUTUS oleh masalah rupiah.

Banyak hal besar dan penting tanpa sadar kita tukar begitu saja dengan hal2 yg nilainya sepele saja.

Banyak orang yang hanya bisa menyesal saat perselisihan telah terjadi, hubungan menjadi rusak dan sukacita hilang.

Saat kita marah, m a k a kita sudah menukar sukacita itu h a n y a dengan hal yg sepele saja.

—oOo—

Comments

comments

Tinggalkan Balasan