Sahabat Sejati

Sahabat Sejati

Sahabat Sejati

Apa yang kita alami demi seorang sahabat? Kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.

Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu, bahkan bertumbuh bersama karenanya.

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi yang menajamkan besi. Demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur, disakiti, diperhatikan, dikecewakan, didengar, diabaikan, dibantu, ditolak. Namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan. Tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataan kasih dari orang lain. Tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dilakukan untuk sahabatnya.

Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis. Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya sendiri.

Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu temen yang mementingkan dirinya sendiri. Dalam masa kesuksesan teman mengenal kita, dalam kesengsaraan kita mengenal teman kita. Ingatlah kapan terakhir kali kita berada dalam kesulitan? Siapa yang berada disana bersama kita? Siapa yang mengasihi kita saat kita merasa tidak dicintai? Siapa yang masih ingin bersama kita saat kita tidak bisa memberikan apa-apa?

ITULAH SAHABAT SEJATI KITA, HARGAI DAN PELIHARALAH SELALU PERSAHABATAN! Berdiri diatas kaki sendiri, memandang maju kedepan, tanpa melupakan masa lalu! (Yohana)

Comments

comments

Tinggalkan Balasan