Selalu Ada Harapan

Harapan
“Kami tidak akan kehilangan harapan, karena kami bahwa harapan itu masih ada”, jawab sepasang suami isteri yang tanpa lelah terus menjual dagangannya.

Yah, pemandangan itu telah membuat seorang pemuda terheran-heran. Bagaimana tidak. Saat itu petang sudah buru-buru untuk turun dan hanya lampu trotoar yang menerangi dagangan mereka. Dikanan dan kiri mereka telah mengepung puing-puing bongkaran pasar, belum lagi di depan mereka berlalu-lalang kendaraan dengan langkah-langkah yang cepat.

Pemuda itu tidak habis pikir dengan semangat hidup mereka. Mereka melakukan apa yang mereka bisa lakukan saat itu. Bukan dengan berpangku tangan atau berdiam diri. Mungkin mereka tidak tahu cara bagaimana agar dagangan mereka laku terjual, namun mereka tahu dan yakin bahwa harapan tidak pernah meninggalkan mereka yang selalu menggengamnya.

“Bahkan kami pun tidak tahu bagaimana dan kapan kami akan menyerah”, kata mereka sambil tersenyum.

***

Comments

comments

Tinggalkan Balasan