Siapakah Yang Di Emperan Jalan?

Emperan Jalan

Bagaimana mungkin kita bisa tahu dimana Tuhan itu berada. Mungkinkah Tuhan ada di gunung yang sangat tinggi? Mungkinkah Tuhan ada di dasar laut yang dalam? Atau sebenarnya Tuhan ada di sekitar kita. Di jalan-jalan yang sering kita lewati. Di emperan toko, di perempatan lampu merah atau sedang duduk di jembatan penyeberangan. Tapi kita tak mengenali-NYA.

Tuhan berikan senyuman pada kita, namun kita selalu membuang muka. Tuhan mencoba menyapa kita, namun kita lebih sering mengalihkan pandangan melihat indahnya lampu-lampu kota. Tuhan menyodorkan sebuah kantung plastik agar di berikan sekeping dua keping recehan, namun kita sibuk memainkan ponsel. Tuhan bersembunyi karena tak seorangpun menghiraukan-NYA. Tuhan merintih merasakan kelaparan dan kehausan, tapi tak ada yang memberiNYA makanan dan minuman.

Seringkali Tuhan hadir tanpa sepengetahuan kita. Tuhan sering menyelinap secara diam-diam. Dan seharusnya kita selalu waspada. Tak seorangpun tahu kapan Tuhan akan menjumpai kita.

Apakah Tuhan marah saat kita nilai lebih rendah kepingan uang logam? Mungkin saja tidak. Namun Tuhan akan pergi ketika tidak ada makhluk di dunia ini yang menanggapinya dengan cinta. Semuanya telah dibutakan oleh keangkuhan dan keegoisan.

Hingga suatu saat kita akan berteriak “Mengapa tak KAU jawab doa-doa kami ya Tuhan? Mengapa tak KAU tunjukkan jalan yang lurus bagi hambaMu ini?” Satu hal yang perlu kita ingat, bagaimana mungkin Tuhan menjawab doa kita, jika saat Dia menyapa kita selalu membuang muka bahkan pura-pura tak mengenal-NYA.

***

Comments

comments

Tinggalkan Balasan