TAAT

TAAT

Seorang laki-laki dalam mimpinya bertemu dengan Tuhan. Tuhan berkata “Ada pekerjaan yang harus kamu lakukan untukku.”

Dalam mimpinya, laki-laki itu melihat sebuah bongkahan batu yang besar terletak di depan rumahnya. Tuhan menyuruhnya untuk mendorong batu itu dengan sekuat tenaga. Hanya itu yang Tuhan minta dari dirinya.

Laki-laki itu tiba-tiba terbangun dari tidurnya. Dan tepat seperti dalam mimpinya, ia melihat sebuah bongkahan batu yang besar. Batu itu terletak di depan rumahnya. Setiap hari baik siang atau malam dari pagi sampai petang, ia terus mendorong batu itu. Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun namun tak sedikitpun batu itu bergeser dari tempatnya. Ia sudah tampak lelah dan mulai putus asa.

Dalam keputusasaannya, tiba-tiba ada suara yang berkata dalam hatinya. “Engkau tak perlu melakukan hal bodoh itu lagi. Hentikan saja dan lakukanlah hal yang lain. Hal yang kamu lakukan sekarang adalah sia-sia.”
Malam hari saat laki-laki itu tertidur dengan pulas, ia kembali bermimpi bertemu dengan Tuhan. Ia mengajukan protes dan keberatan atas apa yang telah ia lakukan selama ini, karena ia menganggap semuanya itu adalah sia-sia.

Dengan tersenyum dan sabar, Tuhan mendengar keluhan laki-laki itu. Lantas Tuhan berkata “Aku menyuruhmu untuk mendorong batu itu dan kamu sudah melakukannya dengan taat. Aku hanya menyuruhmu mendorongnya, bukan memindahkannya. Bagimu mungkin hal itu adalah sia-sia, tapi lihatlah dirimu sekarang, lengan dan ototmu menjadi kuat, pundakmu kokoh dan dadamu pun menjadi bidang. Kamu memang tak bisa memindahkan batu itu, tapi aku telah melihat ketaatanmu atas perintah-Ku.”

***

Comments

comments

Tinggalkan Balasan