Tidak Mau Menerima

menolak

Adalah seorang anak muda yang sedang marah.  Ia ingin sekali meluapkan kemarahannya pada temannya yang telah membuatnya kesal. Anak muda memang temperamental dan selalu menganggap dirinya selalu benar.

Di tengah jalan, ia bertemu dengan seorang kakek yang sedang duduk dibawah pohon. Tanpa alasan yang anak muda itu tiba-tiba mendamprat dengan kata-kata yang kasar. Kakek tua itu pun seolah tak terusik dengan sikap dan perkataan anak muda itu. Dengan sabar ia mendengarkan sampai selesai tanpa berkata sepatah pun.

Akhirnya beberapa saat kemudian, anak muda itu berhenti memaki. Ia tampak lelah dan nafasnya terengah-engah.

Tiba-tiba sang kakek itu bertanya padanya.

“Andaikata ada seseorang yang ingin memberimu sesuatu tetapi kamu tak mau menerimanya, maka akan jadi milik siapakah pemberiannya itu?”

“Tentu saja tetap menjadi milik orang yang memberi,” jawab anak muda itu.

“Begitu pula dengan kata-kata kasar yang baru saja kamu ucapkan. Aku tak mau menerimanya, maka kata-kata kasar itu akan kembali pada dirimu. Dan bisa semakin lama-lama semakin menumpuk dalam hatimu. Kamu harus menyimpannya sendiri dan hanya akan menghasilkan penderitaan batin.”

Anak muda itu tersadar dan merasa malu. Ia segera minta maaf pada kakek itu dan kemudian pergi berlalu.

***

Comments

comments

Tinggalkan Balasan